Operasi evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Kepala SAR Kendari Junaedi

22.07.18.RRI.007

Operasi evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur, resmi dihentikan Minggu pagi./// Sebelumnya, sembilan desa dan kelurahan di Kecamatan Mowewe, diterjang banjir pada Sabtu pagi, akibat jebolnya bendungan Mowewe dua di desa Waitombo  /// Kepala SAR Kendari Junaedi menjelaskan, selain menutup operasi SAR di lokasi banjir, seluruh personel tim rescue Basarnas Knedari juga telah ditarik,karena kondisi banjir mulai surut sampai 10 cm./// Namun demikian menurut Junaedi, sejumlah  Anggota SAR Kendari, akan stand bay di POS SAR, jika sewaktu-waktu dibutuhkan kembali pada operasi ///

Insert : Junaedi ...

Juanedi menambahkan, saat bencana banjir di Kecamatan Mowewe Kolaka Timur, Desa Harodopi merupakan salah satu desa terparah dari delapan desa lainnya yang diterjang banjir /// Berdasarkan data Basarnas Kendari, Jumlah korban banjir di desa tersebut mencapai 168 kepala keluarga dan lebih dari 100 unit rumah terendam /// Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun seorang anak remaja nyaris tenggelam saat bermain di tengah kondisi banjir karena langsung diselamatkan tim rescue SAR yang kebetulan berada di lokasi banjir //// Delapan desa/kelurahan lainnya terdampak banjir di Mowewe, yakni Desa Watupute, Desa Sabi-sabila, Desa Lapangisi, Kelurahan Inebenggi, Kelurahan Woitombo, Desa Puuosu, Desa Nelombu dan Desa Ulumowewe./// Lpt

BPBD KONAWE KEHABISAN LOGISTIK UNTUK KORBAN BANJIR

Reporter : Idham
Narasumber : Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Konut Jasmidi

03.07.2018.RRI.Idham

Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD Kabupaten Konawe utara kehabisan stok logistik untuk korban banjir di lima kecamatan yang ada di daerah itu//Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Konut Jasmidi mengatakan/ pasca terjadinya banjir besar di kabupaten Konawe utara pada bulan Mei 2018 lalu pihaknya sudah kehabisan stok logistik untuk di bagikan kepada warga korban banjir untuk bulan ini// dan untuk mengantisipasi hal itu pihaknya mengharapkan logistik yang masih tersedia di dinas Sosial/ itupun bantuan logistik bagi warga korban banjir dari dinas sosial terbatas dimana setiap kepala keluarga hanya menerima tiga liter per kepala keluarga karena stok yang tersedia terbatas///

===========Insert

Menurut Jasmidi saat ini korban banjir khususnya warga yang rumahnya terendam banjir sebahagian besar mengungsi dirumah keluarga dan sebahagian lagi telah kembali kerumah masing – masing// meski demikian pihaknya masih terus mengimbau agar warga untuk selalu waspada dengan adanya banjir susulan yang bisa datang sewaktu – waktu karena hujan masih terus menguyur wilayah Konawe utara//

===========Insert

Lebih lanjut Jasmidi mengatakan meski ketersediaan stok logistik yang ada digudang BPBD telah habis namun pihaknya akan terus berupaya agar masyarakat korban banjir bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten Konawe utara///Lpt

Tim Basarnas Kendari, menghentikan operasi evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Kepala SAR Kendari Junaedi

Operasi evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur, resmi dihentikan Minggu pagi./// Sebelumnya, sembilan desa dan kelurahan di Kecamatan Mowewe, diterjang banjir pada Sabtu pagi, akibat jebolnya bendungan Mowewe dua di desa Waitombo  /// Kepala SAR Kendari Junaedi menjelaskan, selain menutup operasi SAR di lokasi banjir, seluruh personel tim rescue Basarnas Knedari juga telah ditarik,karena kondisi banjir mulai surut sampai 10 cm./// Namun demikian menurut Junaedi, sejumlah  Anggota SAR Kendari, akan stand bay di POS SAR, jika sewaktu-waktu dibutuhkan kembali pada operasi ///

Insert : Junaedi ...

Juanedi menambahkan, saat bencana banjir di Kecamatan Mowewe Kolaka Timur, Desa Harodopi merupakan salah satu desa terparah dari delapan desa lainnya yang diterjang banjir /// Berdasarkan data Basarnas Kendari, Jumlah korban banjir di desa tersebut mencapai 168 kepala keluarga dan lebih dari 100 unit rumah terendam /// Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun seorang anak remaja nyaris tenggelam saat bermain di tengah kondisi banjir karena langsung diselamatkan tim rescue SAR yang kebetulan berada di lokasi banjir //// Lpt

Rencana Pemerintah Kota Kendari dalam relokasi terhadap masyarakat korban banjir di Sungai Wanggu

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Nursalam Lada

Rencana Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk melakukan relokasi terhadap masyarakat korban banjir di Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo Kota Kendari dianggap bukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah.// Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Nursalam Lada, mengatakan solusi untuk masyarakat di Bantaran Sungai Wanggu ialah dengan dibuatkan tanggul penahan air, dan cekdam.// Menurutnya, penanganan terhadap masyarakat Bantaran Sungai Wanggu sudah sejak lama dilakukan, namun tidak serta merta selesai dengan cepat karena butuh perencanaan dan anggaran yang cukup besar .// INSERT

Hal senada juga dikatakan anggota DPRD Kota Kendari La Od Umar Bonte yang menolak relokasi warga.// Menurutnya masih banyak cara lain untuk mengendalikan banjir tanpa harus memindahkan warga.// Dijelaskan, Sungai Wanggu merupakan membelah Kota Kendari dan disepanjang aliran sungai banyak rumah penduduk, tidak hanya di Kelurahan Lepo-Lepo Saja.// INSERT

Banjir akibat meluapnya Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo hampir setiap tahun terjadi.// Banjir terkhir terjadi pada 26 Juni lalu, dimana sekitar puluhan rumah warga terendam air hingga ketinggian satu meter lebih.// Saat ini ratusan korban banjir masih mengungsi di tenda-tenda darurat yang didirikan oleh Pemerintah di sekitar Kali wanggu.// Warga belum kembali kerumah masing-masing karena khawatir banjir susulan masih akan terjadi, apalagi saat ini curah hujan masih tinggi.//

Rencana Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merelokasi warga korban banjir di Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo Kota Kendari mendapat penolakkan dari sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sultra dan DPRD Kota Kendari.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir.//

KPU KOTA KENDARI BERI WAKTU 3 HARI KE PASANGAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR UNTUK MELAKUKAN GUTGATAN

Reporter : Idham
Narasumber : Ketua KPU Sultra Laode Muhammad Natsir Munthalib

09/07/2018

KBRN, Kendari : Pasca pleno penetapan perolehan Suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi tenggara (Sultra) memberikan waktu tiga hari bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Ketua KPU Sultra Laode Muhammad Natsir Munthalib mengatakan Pasca penetapan perolehan suara paslon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi tenggara/ KPU memberi waktu tiga hari bagi paslon yang merasa dirugikan untuk melakukan gugatan perselisihan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Namun demikian kata Muhammad Natsir  berdasarkan undang – undang Pilkada pasal 158 provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari dua juta sampai enam juta maka selisih antara hasil yang di tetapkan oleh KPU dengan perolehan suara paslon yang akan melakukan gugatan minimal selisih suara satu koma lima persen sebagai ambang batas.

========================Insert

Menurut Muhammad Natsir jika ada paslon yang akan melakukan gugatan ke KPU Sultra akan menyerahkan sepenuhnya kepada paslon dan prosesnya akan di lakukan pihak mahkamah Konstistusi.

Berdasarkan hasil pleno KPU Sultra jumlah perolehan suara hasil pemilhan Gubernur dan wakil Gubernur Sultra menetapakan Pasangan Nomor Urut 1 Ali Mazi – Lukman Abunawas memperoleh suara terbanyak 495 ribu 880 Suara dengan presentasi 43 koma 68 persen, Pasangan Nomor Urut 2 Asrun – Hugua memperoleh 280 ribu 762 Suara dengan presentase 24 koma 73 persen dan Pasangan nomor urut 3 Rusda Mahmud – Syafei Kahar 358.537 Suara dengan presentasi 31 koma 58 persen dengan total pemilih sebanyak satu juta 134 ribu 179 Suara.