CRISIS RESPONSE TEAM (CRT) DIREKTORAT KRIMINAL UMUM POLDA SULAWESI TENGGARA BERHASIL MENGAMANKAN TIGA ORANG TERSANGKA SPESIALIS PENCURI RUMAH KOSONG.

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Direktur Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Asep Taufik

Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) meringus tiga komplotan pencuri spesialis rumah-rumah kosong.// Pelaku percurian spesialis rumah kosong yakni, SN dan HD satu residivis MA (21) pernah di tangkap dengan kasus yang sama.// Direktur Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol Asep Taufik mengungkapkan, penangkapan ke tiga pelaku berawal dari beberapa kejadian kasus pencurian rumah-rumah kosong di wilayah Kota Kendari yang ditinggal pemiliknya. Kasus pencurian itu, sudah sangat meresahkan masyarakat karena ada beberapa laporan baik di Polda maupun Polres, sehingga pihaknya menerjunkan tim Crisis Response Team (CRT) untuk membongkar kasus tersebut.// INSERT

 

Lebih lanjut Asep Taufik menjelaskan, dari hasil interograsi, para pelaku telah melakukan pencurian di 16 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Sultra, yakni di Kelurahan Baruga empat kali, Abeli dua kali, Andonuhu dua kali, Kecamatan Konda dua kali, Ranomaeto dua kali dan Kabupaten Konsel empat Kali dan mengamankan 13 Barang Bukti (BB).//

 

Modus operandi yang mereka lakukan yakni dalam melaksanakan aksinya mereka mengamati rumah kosong atau tidak terkunci kemudian masuk melalui jendela rumah dan satu orang mengamati dari luar dan lainnya menunggu dalam kendaraan. Pelaku mengambil barang berharga milik korban dan mengangkutnya menggunakan mobil pick up.//

 

Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka yakni 1 unit motor, 3 laptop, 1 buah kompresor, 8 unit handphone berbagai merk, bahkan dari barang bukti terdapat mesin pembajak sawah, spring bed, dan kipas angin./

 

CRISIS RESPONSE TEAM (CRT) DIREKTORAT KRIMINAL UMUM POLDA SULAWESI TENGGARA BERHASIL MENGAMANKAN TIGA ORANG TERSANGKA SPESIALIS PENCURI RUMAH KOSONG.// SELENGKAPNYA DILAPORKAN REKAN FERY MUSYAFIR.//

Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sultra Menggelar Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Ketua Nahdathul Ulama Sulawesi Tenggara, kh. MuslimĀ 

Forum komunikasi pencegahan terorisme sulawesi tenggara, menggelar kegiatan silaturahmi kebangsaan antar umat beragama di kota kendari /// ketua nahdathul ulama sulawesi tenggara, kh. muslim mengungkapkan, silaturahmi kebangsaan antar umat beragama, bertujuan memberi pembekalan ideologi islam kepada masyarakat, untuk mencegah radikalisme, aksi terorisme dan narkoba./// menurut muslim, masyarakat harus diasah kepekaannya dalam membaca dan memahami adanya paham radikalisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa./// 

insert : muslim ...

karena itu, silaturahmi kebangsaan antar umat beragama sangat penting, untuk terus membina hubungan kerja sama antara tni/ polri, tokoh agama, pemuda dan masyarakat lainnya, dalam melakukan pencegahan bersama-sama /// paham radikal dapat dicegah, jika semua elemen dapat bersatu, menjalin koordinasi dan memperkuat tingkat keamanan di daerah /// silaturahmi kebangsaan antar umat beragama, dihadiri beberapa pemateri diantaranya unsur tni/polri, badan intelejen negara, ketua kerukunan umat beragama dan majelis ulama indonesia sulawesi tenggara /// lpt

Direktur Umum Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Tumpak Pasaribu, melantik dua pejabat struktural eselon IVA dan Eselon IV B lingkup TVRI Sulawesi Tenggara

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Tumpak Pasaribu

Direktur Umum Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Tumpak Pasaribu, melantik dua pejabat struktural eselon IVA dan Eselon IV B lingkup TVRI Sulawesi Tenggara, Jum’at (3/8/2018).

 

Dua pejabat yang dilantik masing-masing Nicholas Jasman sebagai Kepala Seksi Pemberitaan dan Jayadi Diksi sebagai Kepala Sub Program TVRI Sulawesi Tenggara. Kedua pejabat tersebut pindahan dari daerah lain, dimana sebelumnya Nicholas Jasman menjabat sebagai Kepala Sub Pengembangan Usaha TVRI Papua, sementara Jayadi Diksi sebelumnya menjabat Kasubsi Program TVRI Gorontalo.

 

Tumpak Pasaribu dalam arahannya mengatakan, mutasi dan promosi di dalam LPP TVRI merupakan hal yang biasa dalam upaya promosi dan pembinaan pegawai ke jenjang yang lebih tinggi. Dijelaskan, dalam promosi tersebut tidak ada lagi penempatan pegawai yang asal, tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku.// INSERT

 

Tumpak Pasaribu berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk terus berkreasi dan berinovasi, karena TVRI sudah memasuki zaman milenial. Dijelaskan, masih banyak tugas yang harus di benahi. Apalagi tantangan TVRI sangat besar sehingga harus bisa mengimbangi perkembangan zaman yang semakin pesat. Olehnya itu, TVRI rutin memberikan Pendidikan Dan Latihan (Diklat) kepada seluruh karyawan mulai dari pejabat hingga staff.

 

Dirinya juga berpesan kepada pejabat dan staff untuk tetap semangat bekerja, karena tidak  menutup kemungkinan ada pejabat maupun staff yang ada di Sulawesi Tenggara yang akan dipromosikan ke daerah lain. Direktur Umum juga berharap karyawan bisa bekerja sama dengan pimpinan baru.//

LUKMAN ABUNAWAS HIMBAU MASYARAKAT TERKAIT KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUDKAN

Reporter : Naslim
Narasumber : Wagub Sultra LUKMAN ABUNAWAS

Wakil Gubernur Sultra Doktor Lukman Abunawas mengatakan, kesadaran masyarakat dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan khususnya kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil masih sangat rendah.// Rendahnya kesadaran itu tercermin, hanya pada saat masyarakat membutuhkan, misalnya mengurus akta kelahiran anak ketika akan masuk sekolah dan lain sebagainya.// Akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat itu, berdampak terhadap kualitas pelayanan khususnya data base kependudukan yang akurat.// INSERT :

Menurut Lukman Abunawas, sebagai langkah awal merespon permasalahan itu, maka dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dibidang administrasi kependudukan, menuju masyarakat yang tertib administrasi kependudukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, Presiden RI, telah menginstruksikan agar pelayanan dokumen kependudukan khususnya KTP Elektronik, harus selesai paling lama 1 jam.// INSERT :

Instruksi Presiden RI terkait dipercepatnya pelayanan KTP Elektronik, juga diperkuat dengan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 470 / 837 SJ Tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan atau GISA.// Lpt.-

 

122 Calon Siswa Polda Sulawesi Tenggara Lulus Seleksi

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kepala Biro SDM Polda Sultra Kombes Pol Dwita Kumu Wardana

122 Calon Siswa (Casis) Bintara Polri lingkup Polda Sulawesi Tenggara dinyatakan lulus memenuhi syarat dan siap untuk mengikuti pendidikan pembentuk brigadir polisi tahun 2018. Sidang kelulusan tersebut berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Jumat (3/8/2018).

 

Sidang kelulusan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Sultra Kombes Pol Winarto, serta dihadiri oleh pejabat utama Polda Sultra dan perwakilan orang tua/wali dari calon siswa. Pada pendaftaran awal jumlah Calon Siswa sebanyak 1.270 orang, setelah diseleksi menyisakan 121 orang yang terdiri dari 115 pria dan 6 wanita.//

 

Kepala Biro SDM Polda Sultra Kombes Pol Dwita Kumu Wardana menjelaskan, seleksi tahun ini begitu ketat banyaknya pendaftar.// Dirinya memastikan, tes Polisi sudah lebih tranparan, akuntabel dan selektif. Dirinya juga memastikan peserta yang lulus benar-benar murni dan tidak ada titipan sama sekali.// INSERT

 

Dwita menambahkan, Untuk Casis bintara Pria akan mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara di Anggotoa Kabupaten Konawe, sementara untuk casis wanita menjalani pendidikan di Sekolah Polwan, Ciputat, Tangerang Selatan. Selain Calon Bintara, ada satu orang Calon Taruna Akpol yang lulus seleksi, padahal ada empat kuota yang disiapkan untuk POlda Sulawesi Tenggara.// Calon Taruna yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes lanjutan di semarang sebanyak dua orang, namun hanya satu yang lulus seleksi.//

 

Pada saat sidang pengumuman, tangis haru dan bangga mewarnai sidang penetapan kelulusan akhir untuk seleksi penerimaan bintara (polisi tugas umum) dan Bakomsus (bintara kompetensi khusus) tahun 2018. Pasalnya dari casis yang lulus tersebut ada yang berasal dari kalangan tidak mampu.//