kasus cabul mendominasi angka tindak pidana yang ditangani Kejaksaan negeri Buton, Sulawesi tenggara

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Kepala Kejari Buton, Ardiansyah, SH.,MH

08. 08. 2018. R.R.I. 006 LIPUTAN DAERAH

Selama kurun waktu 3 tahun terakhir dari 2015 - 2018, kasus cabul mendominasi angka tindak pidana yang ditangani Kejaksaan negeri (Kejari) Buton, Sulawesi tenggara (Sultra).// Bahkan pelakunya selain dari kalangan remaja, juga dilakoni kalangan usia lanjut dengan berbagai alasan klasik saat dilakukan penyelidikan hingga tahap penyidikan.// Kepala Kejari Buton, Ardiansyah, SH.,MH mengaku heran perkara cabul diwilayah hukumnya sangat menonjol dibanding perkara lainnya.// Bahkan pihaknya telah memberikan tuntutan maksimal 15 tahun dan minimal 10 tahun penjara saat di persidangan agar ada efek jera, namun masih saja terjadi dan korbannya hampir rata-rata anak dibawah umur.// INSERT 1: KAJARI BUTON.....................

Selain kurangnya pengawasan dan faktor lingkungan lanjut Ardiansyah juga diketahui masyarakat setempat mengkonsumsi minuman keras yang menjadi salah satu faktor penyebab utama hingga merembes pada tindak kejahatan lainnya.// INSERT 2 : KAJARI BUTON...........................

Olehnya itu, sebagai upaya meminimalisir pelanggaran hukum di daerah kabupaten buton, kejaksaan negeri buton giat melakukan sosialisasi mulai disekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga dilembaga pemerintahan dan swasta guna mengedukasi terkait ancaman dan hukuman bagi orang yang melanggar hukum sebagaimana take line-nya “kenali hukum,jauhi hukuman”.// Lpt. -

 

 

 

 

 

 

Guna mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kepala Badan Kesbang Pol Yusuf Mundu

Guna mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Tenggara menggelar silaturahmi kebangsaan bersama ratusan tokoh yang ada di Sulawesi Tenggara, yang bertempat disalah satu hotel yang ada di Kota Kendari Sabtu pagi.// Dalam menggelar kegiatan tersebut, FKPT bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Korem 143 Halu Oleo, Polda Sulawesi Tenggara dan Badan Intelijen Negara.// Sambutan Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara yang dibacakan Kepala Badan Kesbang Pol Yusuf Mundu mengajak kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah segala macam bentuk gangguan kamtibmas serta berkembangnya paham radikalisme maupun terorisme.// INSERT

 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana H. Muslim menjelaskan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempererat silaturami, serta mengokohkan koordinasi dalam mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme.// Dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media social serta menolak segala bentuk isu SARA dan hoax yang bisa memecah belah persatuan bangsa.//

Jajaran Kepolisian Resor Bombana menangkap enam orang pelaku diduga melakukan penambangan illegal di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana.

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Harry Goldenhardt

Jajaran Kepolisian Resor Bombana menangkap enam orang pelaku diduga melakukan penambangan illegal di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana.// Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Harry Goldenhardt mengungkapkan Para pelaku ditangkap setelah sebelumnya petugas kepolisian bersama security PT.Jhonlin melakukan Patroli disekitar Area pembangunan perumahan karyawan PT.Jhonlin.// Pelaku ditemukan sedang melakukan kegiatan pertambangan emas tanpa izin.// Mendengar adanya informasi tersebut, Tipiter Polres Bombana mendatangi TKP dan membawa pelaku ke Polres Bombana guna kepentingan pemeriksaan.// INSERT

 

Enam pelaku yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial AG, SP, MF, SB, DW, dan SB.// Mereka merupakan warga desa Langkoala dan Desa Watu-Watu Kecamatan Lantari Jaya.// Adapun Barang Bukti yang disita 8 Unit Mesin penghisap air dan material, 4 Roll selang, ‎4 pipa ukuran 2 meter, serta lima lembar karpet penyaring material.// Pelaku terancam dikenai Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 THN 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.///

Dua pucuk pimpinan di Kejaksaan negeri Muna dan Buton telah resmi berganti setelah dilakukan serah terima jabatan di Aula kantor Kejaksaan tinggi Sulawesi tenggara

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Kepala Kejati Sultra, Ashari,SH.,MH

09. 08. 2018. R.R.I. 006 LIPUTAN DAERAH

Dua pucuk pimpinan di Kejaksaan negeri (Kejari) Muna dan Buton telah resmi berganti setelah dilakukan serah terima jabatan di Aula kantor Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi tenggara (Sultra), Kamis 9 Agustus 2018.// Kedua Kejari tersebut yakni Kepala Kejari Muna, sebelumnya dijabat Badrut Taman,SH.,MH yang dipindahtugaskan sebagai Kepala Kejari Bangkalan Madura Jawa timur, dan digantikan Husin Fahmi,SH.,MH sebelumnya menjabat kepala bagian tata usaha di Kejari bangka belitung.// Sedangkan Kepala Kejari Buton sebelumnya dijabat Ardiansyah,SH.,MH yang juga dipindahtugaskan sebagai Kepala Kejari Bangkalan Jawa timur, kini digantikan Eko Riendra Wiranto,SH.,MH sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Jawa tengah.// Kepala Kejati Sultra, Ashari,SH.,MH ditemui diruang kerjanya berharap agar tugas pokok yang belum dituntaskan oleh pejabat lama agar diteruskan dan dapat dituntaskan pejabat yang baru.// insert 1 : Kejati....

Dibagian lain juga Ashari minta seluruh Kajari diwilayah hukum adiyaksa di sultra agar mengedepankan upaya preventif dilingkungan birokrasi terkait pencegahan tindak pidana korupsi.// Bahkan melibatkan diri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat hingga penyuluhan hukum, sehingga tidak ada kesan jika kejaksaan itu hanya melakukan penuntutan di pengadilan.// Lpt. -

  

 

 

KOMUNITAS ASSOSIASI MUSIK KENDARI, MENGGALANG DANA KEMANUSIAAN UNTUK MEMBANTU KORBAN GEMPA BUMI DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Ketua Assosiasi Musik Kendari Fachrul Bayu Hasan

Aksi galang dana untuk membantu korban gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat, juga dilakukan komunitas Assosiasi Musik Kendari, berlangsung di perempatan jalan kantor Walikota Kendari /// Ketua Assosiasi Musik Kendari Fachrul Bayu Hasan mengungkapkan, dana hasil aksi yang dilakukan tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan penderitaan warga Lombok yang menjadi korban gempa bumi /// Menurut Fachrul, bantuan yang akan dikirim tidak hanya berupa uang tunai, namun juga dalam bentuk barang, seperti bahan makanan, obat-obatan dan pakaian yang sangat dibutuhkan ///

Insert : Fachrul Bayu Hasan ...

Selama dua hari menggelar aksi, komunitas Assosiasi Musik Kendari, berhasil menghimpun dana sebanyak 10 juta 500 ribu rupiah /// Dana bantuan yang terkumpul berasal dari sumbangan sopir angkutan kota, warga yang melintas di jalan raya serta donator lainya /// Lpt