Selama periode Januari hingga Agustus 2018, jajaran Polres Kendari menangkap 87 pengedar Narkoba dengan total barang bukti yang disita sebanyak 504 gram Sabu dan 54 gram Ganja.

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaedi

Selama periode Januari hingga Agustus 2018, jajaran Polres Kendari sudah memproses 53 Laporan Polisi terkait peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Kota Kendari.// Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaedi menjelaskan, dari jumlah tersebut sebagian besar adalah kasus Narkoba Jenis Shabu, 1 laporan terkait penangkapan Ganja dan 1 Laporan terkait Ganja dan Shabu.// Selain itu, Polres Kendari sudah mengamankan 87 tersangka yang terdiri dari 85 lali-laki dan 2 orang perempuan.// Adapun total Narkoba yang berhasil diamankan yakni 504,8 gram sabu dan 54 gram ganja.// Menurut Jemi Junaedi, selama periode bulan Juli dan Agustus Pihaknya banyak menangkap pengedar Narkoba dengan pelaku mencapai 17 orang.// INSERT

 

Lebih lanjut Jemi Junaedi menjelaskan, banyaknya barang bukti Sabu yang disita Polisi mengindikasikan peredaran Narkoba di wilayah Kota Kendari sudah semakin mengkhawatirkan.// Polres Kendari juga terus berisnergi dengan Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Tenggara dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.//

Selama periode Januari hingga Agustus 2018, jajaran Polres Kendari menangkap 87 pengedar Narkoba dengan total barang bukti yang disita sebanyak 504 gram Sabu dan 54 gram Ganja.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir.//

Manggala Agni Daops Tinanggea Sulawesi Tenggara, menggelar Kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Kepala Manggala Agni Daops Tinanggea Yanuar Fanca Kusuma

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manggala Agni Daops Tinanggea Sulawesi Tenggara, menggelar Kampanye dengan mengajak masyarakat dan seleruh elemen, untuk bersama –sama mencegah kebakaran hutan dan lahan /// Kampanye yang berlangsung di Desa Telutu Jaya kecamatan Tinanggea Konawe Selatan itu, dilakukan dengan berbagai kegiatan, diantaranya simulasi penanganan kebakaran hutan, jalan santai, Donor darah, pemeriksaan Kesehatan gratis, serta pembagian pupuk dan lomba kerakyatan /// Kepala Manggala Agni Daops Tinanggea Yanuar Fanca Kusuma mengungkapkan, kampanye tersebut bertujuan memberi pemahaman kepada masyarakat, jika kebakaran hutan dan lahan, dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan /// Karena itu Yanuar berharap, seluruh elemen harus peduli terhadap bahaya kebakaran, sehingga udara tetap bersih tanpa asap ///

Insert : Yanuar F Kusuma ...

Yanuar Fanca Kusuma menambahkan, Kampanye pencegahan hutan dana lahan juga dilakukan, mengingat memasuki September 2018, kondisi cuaca di Wilayah Sulawesi Tenggara, diperkirakan terjadi kemarau, sesuai prediksi BMKG /// Daerah paling rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi tenggara yakni di wilayah Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan /// Kebakaran tersebut terjadi akibat factor kelalaian oknum masyarakat, yang sengaja membakar hutan untuk membuka lahan pertanian dan pengembalaan hewan ternak /// Kampanye Cegah Kebakaran Hutan dan lahan 2018, juga dihadiri wakil bupati konawe selatan Arsalim, melibatkan dinas kehutanan Sulawesi Tenggara, unsure TNI, polres bombana dan konawe selatan, BPBD, Palang Merah Indonesia dan sejumlah kepala desa /// Lpt

Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Teguh Setyabudi mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat Lombok yang terkena bencana gempa

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Teguh Setyabudi

Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Teguh Setyabudi mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat Lombok yang terkena bencana gempa yang menewaskan ratusan warga setempat.// Hal tersebut diutarakan Teguh Setyabudi saat memberikan sambutan di Mesjid Al Alam Kendari, serangkaian pelaksanaan Idul Adha 1439 Hijriyah.// Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan sehingga bisa mensehaterakan masyarakat.// Menurutnya, perayaan Idul Adha bisa menjadi moment untuk meningkatkan Iman dan Takqa.// INSERT

 

Pada Idul Adha tahun ini, total sumbangan hewan kurban lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai 139 ekor sapi dan 43 ekor kambing.// Hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari Pj. Gubernur SUltra, Satuan Kerja Perankat Daerah serta ada dari masyarakat.//

 

Antusiasme masyarakat yang datang ke Mesjid Al Alam untuk melaksanakan Sholat Idul Adha menyebabkan kemacetan yang panjang mulai dari pintu gerbang hingga ke mesjid yang berada di tengah teluk.// Untuk mengurai kemacetan, kendaraan sudah tidak diperbolehkan masuk kedalam areal mesjid, sehingga warga terpaksa harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer.//

Kementrian Perindustrian Melalui IKM Melakukan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), melakukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia pelaku IKM di Sulawesi Tenggara /// Peningkatan kompetensi tersebut, berupa pelatihan dan pendampingan kepada Fungsional Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan ///  Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih di Kendari mengungkapkan, Kegiatan ini dilakukan sejalan dalam program Revolusi Industri keempat melalui pemberdayaan IKM, maka dibutuhkan pembinaan industri yang memiliki pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni untuk membimbing IKM./// Gati Wibawaningsih mejelaskan, setelah selama kurang lebih 3,5 tahun pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur, saat ini pemerintah melakukan pergeseran fokus kerja ke investasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM). ///

Insert : Gati Wibawaningsih ...

Dalam pelatihan ini, Kementerian Perindustrian melatih 200 peserta yang akan mengikuti sejumlah bimbingan, antara lain Fungsional Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, Fasilitator Manajemen Mutu, Hard Analysis Critical Control Point (HACCP), HKI dan e-Smart Dekonsentrasi IKM./// Para Fungsional Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, diharapkan dapat memperoleh pengetahuan, informasi dan berbagi pengalaman, sebagai bekal untuk ditularkan kepada IKM di daerahnya masing-masing /// Lpt

Guna menekan harga cabai yang melonjak naik, pemerintah Kota Kendari membagikan bibit cabai di tiap-tiap kelurahan

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Nismawati

Guna menekan harga cabai yang melonjak naik, pemerintah Kota Kendari membagikan bibit cabai di tiap-tiap kelurahan.// Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Nismawati menjelaskan, untuk tahap awal, pihaknya membagikan 100 bibit cabai untuk tiap kelurahan.// Dalam penyaluran bibit tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Kendari.// Dijelaskan, kegiatan tersebut merupakan program nasional gerakan tanam cabai 50 juta pohon di pekarangan yang sudah dicanangkan sejak tahun 2017 lalu.// Kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari masyarakat, apalagi proses penanamannya cukup mudah dan tidak membutuhkan lahan yang besar, namun cukup dipekarangan rumah.// INSERT

 

Lebih lanjut Nismawati menjelaskan, Kota Kendari tidak banyak memiliki lahan pertanian, sehingga untuk komoditi cabai harus didatangkan dari daerah lain.// Jika cuaca tidak menentu, maka produksi hasil cabai juga menurun, sehingga mempengaruhi harga cabai di Kota Kendari.// Olehnya itu, masyarakat yang memiliki pekarangan dihimbau untuk menanam bibit cabai sendiri, sehingga tidak harus mengandalkan pasokan dari luar daerah.// Apalagi saat ini, harga cabai di Kota Kendari sudah mencapai Rp80 ribu perkilogramnya.//

Pemerintah Kota Kendari membagikan bibit cabai di tiap-tiap kelurahan.// Hal itu dilakukan untuk menekan harga capai yang mengalami kenaikan.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir.//