Bataliyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi kembali akan mengirimkan personilnya

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Komandan Yonif 725/Wrg, Letkol Inf Hendry Ginting

Bataliyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi kembali akan mengirimkan personilnya diwilayah perbatasan untuk melaksanakan tugas pengamanan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.// Komandan Yonif 725/Wrg, Letkol Inf Hendry Ginting menjelaskan pihaknya akan mengirim sebanyak 450 prajurit untuk ditempatkan di perbatasan Papua-Papua Nugini.// Pengiriman pasukan tersebut akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang.// Sebelum diberangkatkan para prajurit tersebut mendapatkan sejumlan pembekalan, mulai dari pembekalan psikologis, pengetahuan perbatasan, pelatihan medis hingga kemampuan beladiri militer dan menembak.// Beberapa hari lalu, 450 pasukan tersebut mengikuti latihan perang di hutan Boro-Boro Kabupaten Konawe Selatan guna mengasah kemampuan perorangan personil.// Materi latihan perang tersebut meliputi pengingtaian, patok dan tempur./// INSERT

 

Lebih lanjut Hendry Ginting menjelaskan, selain latihan perang, pihaknya juga memberikan pelatihan medis kepada sejumlah personil yang nantinya bisa dibutuhkan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat.// Mengingat medan di Papua yang masih terpencil dan kekurangan tenaga dokter.// Pelatihan medis tersebut meliputi, cara menjahit luka, menyuntik dan memasang impus.// selain itu, mereka juga dikenalkan dengan obat-obatan dan antisipasi terhqadap penyakit malaria.//

Batalyon Infanteri  725 Woroagi akan mengirimkan 450 personilnya diwilayah perbatasan Papua- Papua Nuginie untuk melaksanakan tugas pengamanan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.// reporter RRI Kendari MUSYAFIR melaporkan.//

Pencarian Koban Tenggelam

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Kepala Basarnas Kendari Junaedi

Tim SAR Kendari, masih melakukan pencarian terhadap seorang warga atas nama Sunardi berusia 30 tahun, yang tenggelam di sungai Konaweha, tepatnya di desa Tunduno, Kecamatan Ranomeeto barat Kabupaten Konawe Selatan /// Korban yang diketahui sebagai pekerja kebun kelapa sawit itu, dikabarkan tenggelam pada senin malam, saat berenang menyeberang sungai /// Kepala Basarnas Kendari Junaedi menjelaskan, hingga kini, tim yang diterjunkan ke lokasi dibantu aparat keamanan dan masyarakat setempat, belum juga menemukan korban /// Menurut Junaedi, pencarian korban  tenggelam, akan dilakukan sampai tujuh hari kedepan, sesuai prosedur Basarnas, setelah itu dapat diperpanjang lagi, jika dibutuhkan ///

 

Insert : Junaedi ...

 

Sebelumnya, Basarnas Kendari menerima informasi dari anggota Reskrim Polsek Ranomeeto, yang melaporkan terjadinya musibah orang tenggelam di sungai Konaweha Desa Tunduno Kecamatan Ranomeeto Barat Konawe Selatan./// Proses pencarian korban, melibatkan polsek ranomeeto, koramil ranomeeto, pemerintah desa,  pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit dan dibantu masyarakat setempat /// Lpt

Pemerintah Kota Kendari mengusulkan 208 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Pelaksana Tugas Walikota Kendari Sulkarnaen Kadir

Pemerintah Kota Kendari mengusulkan 208 formasi Calon Pegawai Negeri Sipul untuk Tahun Anggaran (TA) 2018 yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan serta tenaga teknis lainnya.// Usulan formasi tersebut merupakan hasil rapat bersama BKD Sultra, Plt Sekda Sultra dan Asisten III beberapa waktu lalu.// Pelaksana Tugas Walikota Kendari Sulkarnaen Kadir menjelaskan, pertimbangan pengusulan 208 CPNS tersebut karena sejumlah PNS di Kota Kendari sudah banyak yang pension, sementara penerimaan Pegawai selalu terbatas.// Selain itu, sejumlah tenaga tehnis seperti tenaga keuangan, tenaga IT, guru dan perawat masih sedikit.// INSERT

 

Terkait waktu pelaksanaan penerimaan CPNS, Pemerintah Kota Kendari belum mendapatkan informasi resmi dari Pemerintah pusat.// Pemerintah Kota Kendari hanya sebatas memberikan usulan sesuai dengan permintaan dari pusat.// Sulkarnae berharap, usulan tersebut bisa disetujui mengingat 208 formasi belum mencukupi karena penempatan pegawai tidak hanya di SKPD saja tetapi juga di tingkat camat dan lurah./// Saat ini Pemkot Kendari memiliki 64 kelurahan dan 11 kecamatan.// Dari jumlah tersebut, jumlah pegawai masih kurang untuk melayani kebutuhan masyarakat.//

 

 

guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Kendari usulkan penambahan CPNS sebanyak 208 untuk tenaga medis dan guru.// Reporter RRI Kendari MUSYAFIR melaporkan.//

KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGGARA MENGAJAK UMAT ISLAM UNTUK BIJAK MENYIKAPI SURAT EDARAN KEMENAG RI TERKAIT PENGERAS SUARA DI MASJID ATAU MUSHOLAH

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Humas Kanwil Kemenag Prov Sultra, Rahmad

Pasca diluncurkannya edaran Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terkait Pengeras Suara melalui Direktur Bimas Islam Nomor : B.3940/DJ.111/Hk.OO.7/08/2018 tanggal 24 Agustus 2018, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak umat muslim di bumi anoa agar bijak dalam menyikapinya.

Humas Kanwil Kemenag Prov Sultra, Rahmad meminta umat muslim tetap tenang, karena aturan terkait pengeras suara itu sudah ada sejak beberapa tahun silam sebagaimana tertuang dalam Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla.

INSERT 1: HUMAS KEMENAG...........

Dirinya juga meminta para ulama saat berceramah di Masjid maupun pengajian untuk memberi pemahaman kepada masyarakat supaya mengikuti aturan terkait penggunaan pengeras suara, sehingga pemahaman umat tidak menjadi bias serta tidak memperkeruh keadaan.

INSERT 2: HUMAS KEMENAG...................

Sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawab, Kanwil Kemenag Prov Sultra juga terus menggiatkan sosialisasi ke bawah melalui Kantor Kemenag Kabupaten/Kota hingga Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan, demi menciptakan suasana yang kondusif.

Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari mengadakan lima unit sampan atau perahu

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kendari, Moh Nur Rasak

Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari akan mengadakan lima unit sampan atau perahu yang khusus yang akan digunakan untuk membersihkan sampah di Teluk Kendari.// Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kendari, Moh Nur Rasak mengatakan, perahu tersebut terbuat dari fiber yang pembeliannya melalui Anggaran Pendapata dan Belanja Daerah Kota Kendari tahun 2018.// Dijelaskan, awalnya pemerintah Kota Kendari akan membeli 10 unit perahu tersebut, namun karena terbatasnya anggaran, pemerintah hanya menyanggupi membeli 5 unit saja.// INSERT

 

Lebih lanjut Muhammad Nur menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan pembersihan teluk tersebut, DLHK Kendari sudah membentuk unit khusus.// Nantinya unit tersebut setiap hari secara kontinyu akan melakukan pembersihan teluk kendari dan wilayah pesisir.// Apalagi saat ini kondisi sampah di teluk Kendari sudah cukup memprihatinkan karena tidak adanya kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran kali yang nantinya bermuara di teluk Kendari.// Saat ini ada Sembilan kali di Kota Kendari yang seluruhnya bermuara di Kota Kendari.// Kali tersebut turut berkontribusi banyak dalam mendistribusikan sampah di Teluk Kendari.//