Pemkot Kendari mengadakan enam unit sampan

Reporter : Laras Ayuningtyas, S.IP
Narasumber : Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kendari, Moh Nur Rasak

Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari mengadakan enam unit sampan atau perahu yang khusus yang akan digunakan untuk membersihkan sampah di Teluk Kendari /// Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kendari, Moh Nur Rasak, mengatakan, pengadaan perahu jenis sampan khusus itu untuk membersihkan sampah tersebut terealisasi Agustus 2018 mendatang ///

insert....

sementara itu untuk harga Per unit sampan tersebut yakni sebesar 15 juta rupiah, sehingga total anggsran pengadaan sebanyal 90 juta rupiah melalui APBD kota Kendari tahun 2018 /// Nur Razak menambhakna Dengan adanya enam unit sampan tersebut, diharpkan bisa mengatasi permasalahan sampah, Karena penanganan sampah yang terdapat di Teluk Kendari belum begitu optimal terutama saat air pasang ///
 

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara, mengingatkan nelayan agar tetap mewaspadai gelombang tinggi saat melaut

Reporter : Laras Ayuningtyas, S.IP
Narasumber : Kepala DKP Sultra, Askabul Kijo

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara, mengingatkan nelayan agar tetap mewaspadai gelombang tinggi saat melaut /// Kepala DKP Sultra, Askabul Kijo di Kendari, mengatakan informasi dari BMKG Kendari bahwa tinggi gelombang di perairan Sultra mencapai dua setengah meter, dan masih tergolong membahayakan nelayan, terutama dengan kapal ukuran GT kecil ///

INSERT...

Kondisi itu, lanjut Askabul terjadi di Perairan Kepulauam Wakatobi, Perairan Manui-Kendari, Laut Banda Timur Sultra, Teluk Tolo, Perairan Kepulauam Banggai, dan Perairan Kep Sula , yang merupakan areal nelayan Sultra mencari ikan /// Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara berharap melalui peringatan dini ini, para nelayan  dapat tetap memperhatikan kondisi cuaca, dan tidak memaksakan untuk melaut jika cuaca sedang tidak bersahabat ///

Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tahun ini mendapatkan anggaran berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat sebesar 142 miliar rupiah

Reporter : Laras Ayuningtyas, S.IP
Narasumber : Kepala Badan pengelolaan keuangan dan Set Daerah (BPKAD) Kendari, Susanti

Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tahun ini mendapatkan anggaran berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat sebesar 142 miliar rupiah /// Kepala Badan pengelolaan keuangan dan Set Daerah (BPKAD) Kendari, Susanti di Kendari, mengatakan DAK tersebut terdiri dari DAK fisik reguler dan DAK fisik penugasan /// Dijelaskan, Untuk DAK fisik reguler sebanyak 127 miliar rupiah lebih dan DAK fisik penugasan sebanyak 14 miliar rupiah lebih /// Menurut Susanti, hingga saat ini penyerapan DAK tersebut belum maksimal karena proses penyerapannya berdasarkan program kegiatan yang telah terkontrak ///

INSERT...

Disebutkan, DAK fisik reguler peruntukannya untuk pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, jalan, pariwisata, kelautan, pasar, sentral industri kecil dan menengah, perumahan dan pemukiman /// Sedangkan DAK fisik penugasan peruntukannya adalah untuk sanitasi, sarana air bersih dan irigasi ///

 

KPU Kendari menyatakan 488 bakal caleg akan memperebutkan 35 DPRD

Reporter : Laras Ayuningtyas, S.IP
Narasumber : Ketua KPU Kendari, Jumwal Saleh

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyatakan 488 bakal caleg akan memperebutkan 35 kursi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kendari pada pemilu 2019 mendatang /// Ketua KPU Kendari, Jumwal Saleh, mengatakan, Sebanyak 488 bacaleg tersebut berasal dari 15 partai politik yang mendaftarkan bacalegnya di KPU Kendari /// Menurut Jumwal Saleh, normalnya jumlah bacaleg dari 15 parpol sebanyak 520 orang, dengan perhitungan 15 dikalikan 35 jumlah kursi ///

INSERT...

Tetapi setelah diverifikasi hanya 488 Bacaleg dari 15 parpol, karena ada empat parpol yang mendaftarkan Bacaleg tidak memenuhi kuota, yakni 35 orang /// Empat parpol tersebut kata Jumwal, yakni Partai Garuda yang mendaftarkan 15 Bacaleg, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 26 Bacaleg, Partai Gerindra 34 Bacaleg, dan Partai Berkarya 28 Bacaleg ///

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan sasaran imunisasi campak dan measles rubella (MR) anak usia 9-15 tahun sekitar 820 ribu orang

Reporter : Laras Ayuningtyas, S.IP
Narasumber : Kepala Dinas Kesehatan, Sultra Zuhuddin Kasim

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan sasaran imunisasi campak dan measles rubella (MR) anak usia 9-15 tahun sekitar 820 ribu orang /// Kepala Dinas Kesehatan, Sultra Zuhuddin Kasim di Kendari,  mengatakan imunisasi campak dan MR bagi anak penting untuk menjamin daya tahan tubuh dan menangkal penyakit menular /// Menurut Zuhuddin Kasim Imunisasi campak dan MR hanya dilakukan sekali setahun sehingga diharapkan kepedulian orang tua untuk mengatarkan anaknya mengikuti upaya pencegahan tersebut ///

insert...

Jajaran pelayan kesehatan melakukan pendataan sasaran, kebutuhan vaksin, dan logistik, dukungan tenaga pelaksana lapangan, penyusunan jadwal hingga masalah perencanaan kebutuhan anggaran /// Semenetara itu Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Yaudu salam Ajo mengatakan program imunisasi campak dan MR bagi anak-anak atau balita patut didukung karena kepentingan hajat hidup orang banyak /// Oleh karena itu, ia mengharapkan kerja sama semua pihak untuk mendukung pelaksanaan imunisasi campak dan MR yang akan digelar Agustus hingga September 2018 mendatang ///