DIKMUDORA PASTIKAN PENERIMAAN PEESRTA DIDIK BERJALAN MAKSIMAL

Reporter : Idham
Narasumber : Kepala Dinas Dikdumora Kota Kendari Sartini Sarita

11.07.2018.RRI.Idham

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikdumora) Kota Kendari memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online  tahun ini telah dilakukan dengan maksimal// Kepala Dinas Dikdumora Kota Kendari Sartini Sarita mengatakan meski pelaksanaan PPDB secara online tahun ini telah dilaksanakan secara maksimal namum demikian pihaknya mengakui masih terdapat beberapa kekurangan untuk kedepannya dilakukan perbaikan agar pelaksanaan PPDB di tahun kedepan sesuai dengan harapan masyarakat terkhususnya orang tua peserta didik// Menurut Sartini Sarita pada penerimaan peserta didik baru secara online pada tahun ini diakui yang jadi permasalahannya yang banyak di temukan tidak adanya sinkronisasi antara calon peserta didik baru dengan orang tua siswa karena dalam pelaksanaan PPDB online ini telah di berlakukan sistem zonasi khusus pada sekolah menengah pertama (SMP).

============Insert

Lebih lanjut Sartini sarita mengatakan sedang terkait kurang sosialisasi yang dilakukan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pihaknya juga telah melakukan sosialisasi tersebut kepada masyarakat baik melalui media maupun di saat pelaksanaan perpisahaan di sekolah baik di jenjang  TK hingga SD sebelum mendaftar di jenjang selanjutnya///Lpt     

 

keceriaan anak-anak korban banjir di Bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Salah satu penghuni tenda ini adalah Sunarti

Beginilah keceriaan anak-anak korban banjir di Bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo.// Mereka bermain di genangan air yang merendam rumah mereka.// Tidak terlihat ada duka diwajah polos anak-anak ini.// Banjir baginya seakan seperti kolam renang raksasa.//

 

Tidak jauh dari tempat mereka bermain, berdiri puluhan tenda-tenda pengungsian yang dibangun oleh pemerintah dan warga.// Setiap tenda terdapat beberapa Kepala Keluarga yang digabung menjadi satu.// Banjir yang merendam rumah mereka, memaksa harus tinggal di tenda pengungsian.//

 

Salah satu penghuni tenda ini adalah Sunarti.// Sudah hampir dua minggu, dirinya bersama anak-anaknya tidur dibawah tenda yang terbuat dari terpal.// Sunarti tidak bisa berbuat banyak saat ini, hampir seluruh harta bendanya masih terendam banjir, untungnya banyak bantuan dari pemerintah.// INSERT

 

Selain Sunarti, ada juga Mega yang turut mengungsi.// Mega menuturkan, pada saat banjir beberapa waktu lalu, dirinya sedang berada di kampung.// Ketika pulang kerumah dirinya kaget, bahkan barang-barang dalam rumah tidak bisa diselamatkan termasuk pakaian sekolah anaknya, padahal akan mendaftar untuk masuk ke SMP.// Akibatnya, Mega terlambat mendaftarkan anaknya.// INSERT

 

Sampai saat ini, Ratusan warga korban banjir di Bantaran Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo, Kota Kendari belum kembali ke rumah masing-masing.// Ketua RT setempat Sarman menjelaskan, kejadian banjir pertama terjadi pada 25 Juni lalu, dimana ketinggian air mencapai dua meter lebih dan merendam puluhan rumah warga.//

 

Selang beberapa hari kemudian air sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur.// Namun saat warga akan kembali kerumah, banjir susulan terjadi lagi sehingga warga terpaksa kembali bertahan di tenda pengungsian.///

 

Untuk mencegah banjir, warga berharap ada solusi dari pemerintah seperti pembangunan tanggul penahan air.// Warga juga bersedia direlokasi ketempat yang lebih aman, selama tanah yang diberikan tidak bermasalah.// Selain itu, lokasinya tidak terlalu jauh dari kali Wangguu, karena sebagian besar warga menggantungkan hidupnya dengan menambang pasir di Kali Wanggu.//  INSERT

 

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Nursalam Lada, mengatakan solusi untuk masyarakat di Bantaran Sungai Wanggu ialah dengan dibuatkan tanggul penahan air, dan cekdam.// Menurutnya, penanganan terhadap masyarakat Bantaran Sungai Wanggu sudah sejak lama dilakukan, namun tidak serta merta selesai dengan cepat karena butuh perencanaan dan anggaran yang cukup besar .// INSERT

 

Banjir yang terjadi di sekitar Kali Wanggu hampir setiap tahun terjadi, banjir paling besar terjadi pada tahun 2013 lalu, dimana sejumlah rumah bahkan ikut terbawa banjir.//Pada tahun 2001 silam Pemerintah pernah membangun tanggul penahan air, namun tanggul tersebut jebol karena sudah tidak lagi bisa menahan debit air yang semakin besar.// Warga berharap, tanggul segera diperbaiki agar banjir tidak terjadi lagi dan warga bisa hidup normal.//

Perkembangan Investasi Saham di Provinsi Sulawesi Tenggara

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Kepala BEI Kantor Cabang Kendari Epha Karunia

Perkembangan Investasi Saham di Provinsi Sulawesi Tenggara dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.// Data dari Kantor Cabang Kendari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan jumlah investor saham di Sulawesi Tenggara (Sultra) per Mei 2018 telah mencapai 1844.// Kepala BEI Kantor Cabang Kendari Epha Karunia mengatakan, perkembangan investasi saham mengalami kenaikan hingga 26 persen terhitung dari Desember 2017 hingga Mei 2018.// Investor terbanyak berada di Kota Kendari. Disusul Kabupaten Kolaka dan Kota Baubau.// INSERT

Menurut Epha, kenaikan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya penambahan galery investasi yang dilakukan pihaknya lewat kerjasama dengan pihak universitas yang tersebar di beberapa wilayah di Sultra.// Saat ini sudah ada 6 galery investasi. Di Kendari sendiri ada di Universitas Haluoleo, STIE 66, UMK dan IAIN. Sedangkan di Baubau ada di Unidayan serta UM Buton.// Tahun ini, Bursa Efek Indonesia menargetkan 2180 investor di Sultra. Epha akin hal tersebut akan tercapai, sebab pihaknya selalu melakukan literasi dan edukasi kapada masyarakat mengenai pasar modal.//

Perkembangan Investasi Saham di Provinsi Sulawesi Tenggara dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir

Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi tenggara telah menerima dua laporan masyarakat terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online.

Reporter : Idham
Narasumber : Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo

13.07.2018.RRI.Idham

Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi tenggara telah menerima dua laporan masyarakat terkait pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo mengungkapkan berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Sultra dalam proses PPDB online di kota kendari/ Dinas pendidikan dan instansi terkait lainnya kurang melakukan sosialisasi sehingga masih banyak orang tua calon siswa yang tidak mengetahui cara pendaftaran online/ utamanya saat penentuan zonasi atau jarak rumah dengan sekolah//

Untuk itu terkait persoalan tersebut ombdusman telah menerima dua pengaduan dari orang tua calon siswa yang merasa dirugikan sehingga calon peserta didik tidak lolos dalam seleksi ini PPDB tersebut//

Menurut Mastri Susilo meski pelaksanaan penerimaan PPDB telah usai dilaksanakan pihaknya tetap akan menindak lanjuti laporan masyarakat yang telah masuk ke Ombudsman Sultra untuk dilakukan proses lebih lanjut//

===========Insert

Lebih lanjut Kepala Ombudsman Sultra Mastri Susilo menambahkan dalam waktu dekat pihaknya bersama dinas pendidikan, pemuda dan olahraga dan instasi terkait lainnya akan menggelar rapat evaluasi terkait pelaksanaan penerimaan peserta didik baru online///Lpt

Program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT ) kota kendari dan bau bau provinsi Sulawesi tenggara yang sedianya disalurkan per 1 Juli 2018

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi tenggara, Minot Purwahono

09. 07. 2018. R.R.I. 006 LIPUTAN DAERAH

Program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di dua kota yakni kota kendari dan bau bau  provinsi Sulawesi tenggara yang sedianya disalurkan per 1 Juli 2018, namun sampai saat ini belum juga dilakukan pemerintah daerah setempat.// Sementara pihak perbankan di sulawesi tenggara lebih awal sudah siap menyalurkan dana untuk BPNT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  untuk bertransaksi melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warung KUBE PKH).// Kepada RRI di Kendari, Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi tenggara, Minot Purwahono mengatakan, mekanisme penyalurannya itu melalui data KPM Kementrian sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yang dimasukkan langsung ke perbankan dengan proses by name, by address dan perbankan akan mengeluarkan kartu yang bisa digunakan KPM untuk bertransaksi.// Namun jika sampai saat ini belum juga disalurkan, diakuinya itu bisa saja keterhambatannya karena ferivikasi data penerima manfaat dari pemerintah daerah setempat.// INSERT 1 : MINOT.....

Minot Purwahono juga menyebutkan, pihak perbankan yang bekerjsa sama dengan pedagang bahan pangan di  e-warung KUBE PKH melalui Himpunan Bank Negara (HIMBARA) yaitu BTN, BRI, BNI dan Bank Mandiri yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.// Adapun jenis bahan pokok yang disiapkan yakni Beras dan telur ayam, untuk kota kendari sebanyak 13 e-warung yang tersebar di 11 kecamatan dengan jumlah penerima manfaat 8 ribu 782 KPM dan kota bau bau sebanyak 12 e-warung yang tersebar di 8 kecamatan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 6 ribu 737 KPM.// Lpt. –