Partai politik peserta Pemilu 2019 yang mendaftarkan calon legislatifnya di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi tenggara

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Ketua KPU Provinsi sulawesi tenggara, Dr. Laode Abdul Natsir Muthalib

17. 07. 2018. R.R.I. 006 LIPUITAN DAERAH

Partai politik peserta Pemilu 2019 yang mendaftarkan calon legislatifnya di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi tenggara hingga selasa siang 17 Juli 2018, bari tiga Parpol dari 16 Parpol yang ada.// Sementara akhir pendaftaran ditutup pada pukul 24.00 waktu indonesia tengah atau jelang dini hari.// Ketua KPU Provinsi sulawesi tenggara, Dr. Laode Abdul Natsir Muthalib mengakui sejak dibuka pendaftaran pada 4 hingga 17 juli, animo masyarakat untuk menjadi calon legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi tenggara sangat minim.// Hal itu disebabkan persyaratan 30 persen kuota perempuan untuk setiap Parpol, tidak terpenuhi.// INSERT 1 : KPU SULTRA................

Laode Abdul Natsir juga menyayangkan para pengurus Partai politik peserta pemilu di sulawesi tenggara karna waktu pendaftaran yang tersisa sehari belum dimanfaatkan sepenuhnya, sementara penambahan waktu pendaftaran belum ada ketentuan dari KPU Pusat.// INSERT 2 : KPU SULTRA........................

Usai pendaftaran calon legislatif lanjut Laode Abdul Natsir, KPU akan melakukan verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon pada 5 hingga 18 juli 2018, setelah itu dilakukan penyampaian hasil verifikasi pada 19 hingga 21 juli 2018.// Disamping itu, dirinya juga berharap pada seluruh masyarakat wajib pilih dipastikan sudah memiliki KTP elektronik, karena pada Pemilu 2019 sdah tdak lagi menggunakan surat keterangan yang dikeluarkan dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.// Lpt. –

 

 

BPBD MELAKUKAN KORDINASI DENGAN APARAT SETEMPAT UNTUK MENCEGAH ABRASI DI KEC SAWA KAB KONAWE SELATAN

Reporter : Idham
Narasumber : Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Konut Jasmidin

17.07.2018.RRI.Idham

Pemerintah Kabupaten Konawe utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD setempat masih terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi ancaman Abrasi yang terjadi di beberapa desa di kecamatan Sawa// Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Konut Jasmidin mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan upaya untuk mengatasi abrasi pantai  yang terus terjadi di beberapa desa di kecamatan Sawa yang mengancam bangunan rumah warga hingga gedung sekolah dengan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah// Menurut Jasmidin sedangkan terkait apakah ada rencana pemerintah setempat untuk merelokasi warga di pesisir pantai yang terancam terkena abrasi pantai pihaknya belum bisa memastikan langkah apa yang harus dilakukan / Namun demikian kata Jasmidin pihaknya masih terus melakukan langkah – langkah koordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan pusat agar penanganan warga yang terancam Abrasi pantai di pesisir pantai di kecamatan sawa bisa segera di lakukan tindakan///

===============Insert

Lebih lanjut Jasmidin mengatakan terkait ancaman abrasi pantai yang mengancam rumah warga pihaknya saat ini belum menyiapkan posko bantuan karena pihaknya masih akan kembali melakukan pemantauan kelokasi guna memastikan kondisi abrasi yang terjadi dan dari pemantauan abrasi pantai sudah mengancam rumah warga pihaknya akan segera mendirikan posko darurat dan membangun tenda – tenda bagi warga///Lpt

ajang Goes To Campuss pada tahun 2017

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Askrening

Setelah sukses menyelenggarakan ajang Goes To Campuss pada tahun 2017 lalu, Programa 2 Radio Republik Indonesia Kendari kembali menggelar kegiatan serupa yang bertempat di Aula Politeknik Kesehatan Kota Kendari, Rabu (11/7/2018).

 

Kegiatan yang mengambil tema “Mendidik Generasi Muda Mandiri, Berkarakter Berwawasan Kemaritiman”menyita perhatian ratusan mahasiswa. Ada tiga narasumber yang dihadirkan yakni Direktur Poltekkes Kendari Askrening, Dosen Jurusan Keperawatan Dian Yuniar Santi Rahayu dan Pembantu Direktur 1 Achmad serta dipandu oleh Penyiar Pro2 Dewi Indahyanti.// Konsep acara dikemas dalam dialog interaktif luar studio serta diselingi dengan hiburan dan pementasan vocal group yang dibawakan mahasiswa setempat.//

 

Menurut Askrening, pihaknya sengaja mendidik mahasiswa agar berwawasan maritime karena sekitar 70 persen wilayah Sulawesi Tenggara adalah perairan. Dijelaskan, banyak permasalahan kesehatan yang terjadi diwilayah pesisir karena minimnya tenaga medis serta kurangnya infomasi tentang kesehatan, sehingga Poltekkes Kendari mengagas program desa binaan.// INSERT

 

Lebih lanjut Askrening menjelaskan, salah satu misi dari Poltekkes Kendari adalah menciptakan mahasiswa professional, mandiri, inovatif kompetetif dan mempunyai wawasan kemaritiman .// Menurutnya, mahasiswa Poltekkes setelah menyelesaikan masa studi sudah harus bisa mandiri dalam berkarir tanpa mengharapkan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kuotanya sangat terbatas setiap tahunnya.//

 

Sementara itu, salah satu panitia pelaksana Yudha menjelaskan, kegiatan Goes To Campuss ini merupakan kegiatan tahunan dari Programa 2 RRI Kendari dalam upaya memotivasi mahasiswa agar lebih kreatif dan inovatif.// Selain itu juga kegiatan ini untuk lebih mendekatkan RRI dalam dunia kampus.//

Ajang Goes To Campuss RRI Kendari di Politeknik Kesehatan Kendari berjalan sukses.// Mahasiswa diajak untuk lebih meningkatkan wawasan kemaritiman.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir

KONI SULTRA MENGIMBAU KE PEMEINTAH KAB/KOTA UNTUK MEMPERSIAPKAN ATLET NYA YANG AKAN TURUN KE PEKAN OLAHRAGA PROVINSI KE 13 DI KOLAKA

Reporter : Idham
Narasumber : Ketua KONI Sultra yang juga wakil Gubernur terpilih Lukman Abunawas

18.07.2018.RRI.Idham

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi tenggara (Sultra) mengimbau pemerintah kabupaten/Kota untuk segera mempersiapkan atlet yang akan di turunkan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke 13 di Kabupaten Kolaka Desember mendatang// Ketua KONI Sultra yang juga wakil Gubernur terpilih Lukman Abunawas kepada RRI di kantor KONI Sultra mengatakan, selain mempersiapkan atlet pemerintah kabupaten/kota juga diharapakan segera mengalokasikan anggarannya agar pelaksanaan porprov ke 13 mendatang dapat terselenggara dengan sukses// sehingga setiap pemda kabupaten/kota  dapat mengevaluasi sejauh mana pembinaan olahraga dan tingkat prestasi yang di raih atletnya pada ke ikut sertaanya di porprov mendatang// Menurut Lukman Abunawas dari 30 cabang olahraga yang terdaftar di KONI Sultra dipastikan hanya cabang olahraga yang telah memenuhi syarat saja yang akan di ikut sertakan pada porprov mendatang yaitu cabor yang masa kepengurusannya tidak kadaluarsa sedangkan cabor yang masa kepengurusannya telah berakhir atau telah kadaluarsa sudah dipastikan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan porprov mendatang kecuali cabor tersebut telah membentuk kepengurusan yang baru///

================Insert

Sementara  itu di tempat yang sama kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra Jaya Bakti mengatakan pemerintah Sultra melalui dispora memastikan akan terus intens melakukan koordinasi dengan pihak KONI Sultra dalam memberikan dukungan pelaksanaan Porprov ke 13 Kabupaten Kolaka// Menurutnya salah satu contoh dukungan pemprov Sultra dalam mengahadapi mempersiapkan pelaksanaan porprov mendatang adalah dengan cara menggelar pertemuan dengan seluruh kepala dinas pemuda dan olahraga dari seluruh kabupaten/kota untuk membahas semua terkait persiapan tekabupaten/kota dengan mengundang KONI Sultra untuk memberikan penjelasan teknis dalam menghadapi porprov ke 13///

================Insert

Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi tenggara ke 13 rencananya baru akan di selenggarakan pada awal bulan desember 2018 mendatang di kabupaten Kolaka yang akan di ikuti 17 kabupaten dan dua kota di Sulawesi tenggara///Lpt

Kawasan hutan konserfasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai di Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan Provinsi Sulawesi tenggara dilalap sijago merah

Reporter : H. Atto Raidi, S.IP
Narasumber : Kepala daerah operasi tinanggea wilayah sulawesi tenggara Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Yanuar Fanca Kusuma

17. 07. 2018. R.R.I. 006 LIPUITAN DAERAH

Kawasan hutan konserfasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRW) di Kabupaten Bombana dan Konawe Selatan Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) dilalap sijago merah seluas 100 Ha lebih pada selasa pagi 17 juli 2018.// Kawasan hutan yang terbakar itu di Desa Lantari jaya Kecamatan Lantari kabupaten Bombana dan Desa Tatangge Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe selatan, berjarak 10 kilometer dari pemukiman penduduk.// Kepala daerah operasi tinanggea wilayah sulawesi tenggara Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Yanuar Fanca Kusuma dikonfirmasi RRI di Kendari mengatakan, sesuai laporan dari masyarakat serta petugas yang berjaga di kawasan itu kejadian tersebut terjadi sekira pukul 09.30 Wita dan hingga laporan ini diturunkan, pihaknya bersama aparat kepolisian dan masyarakat setempat terus melakukan pemadaman dengan menurunkan seluruh kekuatan armada pemadam.// INSERT 1 : YANUAR.............

Yanuar juga menyebutkan, dugaan sementara terjadinya kebakaran kawasan hutan konserfasi disebabkan adanya kebiasaan masyarakat yang lalai terhadap bahaya kebakaran ditambah cuaca panas yang terik sejak sepekan terakhir terjadi di wilayah tersebut.// INSERT 2 : YANUAR.................

Taman Nasional Rawa Aopa Watmohai merupakan cagar alam yang dilindungi dengan ekosistem yang merupakan gabungan antara hutan hujan pegunungan rendah, hutan bakau, hutan pantai, savana dan hutan rawa air tawar. // Disamping itu, juga menjadi salah satu taman nasional tua yang dikukuhkan di Indonesia pada 1990 lalu yang memiliki wilayah seluas 1.050 km² yang didalamnya memiliki satwa-satwa langka dan endemik. // Lpt. -