Kementrian Pertahanan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersmaa sejumlah instansi untuk mengali potensi pertahanan negara

Reporter : Musyafir, S.IP
Narasumber : Direktur Direktorat Potensi Pertahanan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia Teguh Wibowo

Kementrian Pertahanan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja bersmaa sejumlah instansi untuk mengali potensi pertahanan negara jika sewaktu-waktu terjadi perang yang berlangsung di Aula Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (12/7/2018).

 

Direktur Direktorat Potensi Pertahanan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia Teguh Wibowo menjelaskan, guna mewujudkan system pertahanan nasional yang bersifat semesta, seluruh potensi yang ada harus dimanfaatkan, mulai dari Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam hingga sarana dan prasarana pemerintah dan swasta.//

 

Dijelaskan, sistem pertahanan negara Indonesia bersifat Semesta, dimana pertahanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Tentara Nasional Indonesia saja, tetapi juga melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan bidang dan profesi mereka saat ini.// INSERT

 

Sementara itu, Sambutan Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Tenggara Yusuf Mundu menjelaskan, pengelolaan pertahanan negara harus dilakukan sejak dini untuk mendukung pertahanan utama NKRI.// Dirinya juga mengharapkan adanya petunjuk dari Kementrian Pertahanan Republik Indonesia dalam pengelolaan potensi pertahanan yang ada di Sulawesi Tenggara.// INSERT

 

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula potensi Sarana dan Prasarana yang ada di Sulawesi Tenggara yang bisa menunjang pertahanan negara diantaranya, fasilitas jalan nasional, bandara, pelabuhan, perairan, transportasi dan sumber daya alam.//

Kementrian Pertahanan Republik Indonesia gali potensi sarana dan prasaran yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara yang bisa menunjang pertanahan negara.// Selengkapnya dilaporkan rekan Fery Musyafir.//

BMKG terus memeberikan edukasi kepada nelayan

Reporter : Gafar, S.IP
Narasumber : Deputi Meteorologi BMKG Mulyono Prabowo

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, terus memberi edukasi kepada nelayan, mengenai informasi cuaca maupun iklim, sebelum turun melaut./// Deputi Meteorologi BMKG Mulyono Prabowo, saat membuka Sekolah Lapang Nelayan di Kendari mengungkapkan, banyaknya musibah kecelakaan yang terjadi di laut, akibat kurangnya pemahaman para nelayan tentang informasi kondisi cuaca dan iklim sebelum melaut /// Padahal menurut Prabowo, jika nelayan memahami informasi cuaca dan iklim yang direkomendasikan BMKG, sangat membantu nelayan untuk keselamatan di laut, sekaligus meningkatkan produksi tangkapan ikan /// Karena itu, Sekolah Lapang Nelayan yang digelar BMKG, diharapkan memberi manfaat, agar informasi cuaca maupun iklim yang diikuti para penyuluh perikanan, dapat diteruskan kepada nelayan ///

Insert : Mulyono Prabowo ...

Mulyono menambahkan, sejah ini masih banyak nelayan yang masih mengandalkan arah awan untuk melaut. /// Padahal informasi cuaca dan iklim dari BMKG sangat membantu nelayan sehingga dapat diperhitungkan baik buruknya kondisi cuaca sebelum turun melaut /// Sekolah Lapang Nelayan yang digelar BMKG, diperuntukkan bagi penyuluh perikanan, untuk selanjutnya diteruskan kepada nelayan sesuai informasi yang dipahami./// Tanpa memahami informasi cuaca dari BMKG, kegiatan nelayan dalam mencari ikan akan sangat berisiko, khususnya saat terjadi cuaca buruk yang berpotensi memicu gelombang tinggi./// Lpt  

KEMENPORA REPUBLIK INDONESIA AKAN MENGGELAR LIGA SEPAK BOLA ANTARA MAHASISWA TINGKAT PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Reporter : Idham
Narasumber : KOORDINATOR LIGA SEPAK BOLA ANTAR MAHASISWA WILAYAH SULAWESI TENGGARA LA SAWALI

20.07.2018.RRI.IDHAM

KEMENTRIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA (KEMENPORA) REPUBLIK INDONESIA AKAN MENGGELAR LIGA SEPAK BOLA ANTARA MAHASISWA TINGKAT PROVINSI SULAWESI TENGGARA YANG RENCANANYA AKAN DI GELAR PADA 27 JULI 2018 MENDATANG DILAPANGAN SEPAK BOLA KAMPUS UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI// KOORDINATOR LIGA SEPAK BOLA ANTAR MAHASISWA WILAYAH SULAWESI TENGGARA LA SAWALI KEPADA RRI MENJELASKAN LIGA SEPAK BOLA ANTAR MAHASISWA YANG DI SELENGGARAKAN INI MERUPAKAN KEGIATAN DARI KEMENTRIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA RI UNTUK MENCARI JUARA YANG AKAN MEWAKILI SULTRA PADA TINGKAT REGIONAL SULAWESI DI KOTA PARE- PARE UNTUK SELANJUTNYA MEMPEREBUTKAN TIKET JUARA DI TINGKAT REGIONAL DAN SELANJUTNYA MEWAKILI REGIONAL SULAWESI PADA LIGA MAHASISWA TINGKAT NASIONAL DI KOTA BANDUNG  PADA BULAN SEPTEMBER 2018 MENDATANG// MENURUT LA SAWALI UNTUK SAAT INI JUMLAH PERGURUAN TINGGI YANG SUDAH MENYATAKAN KESIAPANNYA BERLAGA DI LIGA MAHASISWA TINGKAT SULAWESI TENGGARA YAKNI UNIVERSITAS HALUOLEO, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI, UNIVERSITAS 10 NOPEMBER KOLAKA, UNIDAYAN BAUBAU, IAIN KENDARI DAN STIE 66 KENDARI/ SELAIN PERGURUAN TINGGI TERSEBUT PIHAKNYA JUGA MASIH MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA PERGURUAN TINGGI LAINNYA UNTUK BERPARTISIPASI PADA KEGIATAN LIGA MAHASISWA TERSEBUT.

==============INSERT

LEBIH LANJUT LA SAWALI YANG JUGA PENGURUS KONI SULTRA MENGATAKAN PADA LIGA MAHASISWA MENDATANG PIHAK PANITIA TETAP MEMBERLAKUKAN PEMBATASAN USIA DI MANA USIA YANG DIPERKENANKAN BERMAIN PADA LIGA MAHASISWA MENDATANG ADALAH KELAHIRAN DESEMBER 2006 HINGGA JANUARI 2007// LA SAWALI MENAMBAHKAN RENCANANYA LIGA SEPAK BOLA ANTARA MAHASISWA AKAN DI GELAR SELAMA TIGA HARI YAKNI 27 HINGGA 29 JULI MENDATANG///LPT    

BPBD Kabupaten Kolaka timur memastikan seluruh korban banjir akibat jebolnya bendungan Mowewe II di Waitombo kecamatan Mowewe sudah dievakuasi ketempat yang lebih aman

Reporter : Idham
Narasumber : Kepala BPBD Kolaka timur Makmur Watukila

22.07.2018.RRI.Idham

Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD Kabupaten Kolaka timur memastikan seluruh korban banjir akibat jebolnya bendungan Mowewe II di Waitombo kecamatan Mowewe sudah dievakuasi ketempat yang lebih aman// Kepala BPBD Kolaka timur Makmur Watukila saat di hubungi melalui selulernya mengatakan kondisi banjir akibat jebolnya bendungan Mowewe II saat ini sudah mulai berangsur – angsur surut dan pihaknya sejak kemarin terus melakukan evakuasi warga ketempat yang lebih aman sekaligus membagikan sejumlah bantuan logistik kepada warga korban banjir// selain melakukan evakuasi pihaknya juga saat ini telah mendirikan tenda darurat dan menyiapkan dapur umum untuk mengantisipasi adanya banjir susulan karena curah hujan masih terus tinggi// Menurut Makmur berdasarkan data yang dihimpun pihaknya jumlah korban banjir sebanyak 248 kepala keluarga dari dua desa dan dua kelurahan yakni desa Watupute, Ulu Mowewe, Kelurahan Sorodopi dan Kelurahan Iwoitombo///

======Insert

Lebih lanjut Kepala BPBD Kolaka timur Makmur Watukila mengatakan untuk saat ini korban banjir untuk sementara waktu sebahagian besar banyak mengungsi ketempat keluarga masing – masing meski BPBD Koltim telah menyiapkan tenda// Meski tidak terdapat korban jiwa pada banjir terjadi namun sejumlah ternak milik warga hanyut terbawa derasnya banjir// Makmur Watukila menambahkan sekaligus mengimbau kepada warga khususnya pada daerah rawan bencana untuk terus meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan pada bulan Juli ini diperkirakan akan tinggi///Lpt   

 

 

PEMBENTUKAN TIM REKASI CEPAT DAN KELOMPOK SIAGA BENCANA DIHARAPKAN DAPAT BERKOMITMEN

Reporter : Naslim
Narasumber : Sekab Konawe Selatan Armansyah

Pembentukan Tim Rekasi Cepat dan Kelompok Siaga Bencana - KSB diharapkan menunjukan komitmen dan kepedulian terhadap upaya penanganan bencana, baik bencana yang disebabkan oleh faktor alam, non alam maupun ulah manusia yang berakibat menimbulkan korban jiwa, harta benda, kerusakan liingkungan dan dampak psikologi traumatik pada masyarakat.// Hal itu ditegaskan Plt Sekretaris Daerah – Sekda Konawe Selatan Armansyah pada kegiatan Pembentukan Tim Reaksi Cepat dan Kelompok Siaga Bencana yang dihadiri Regional Manager United States Agency For Internasional Develoment – atau Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan – USAID APIK Sultra Putu Madika, beberapa waktu lalu.// Menurut Armansyah, orang-orang yang terpilih bergabung di Tim Reaksi Cepat dan Kelompok Siaga Bencana adalah mereka yang memiliki keahlian atau kemampuan untuk mengidentifikasi setiap gejala bencana sebelum akhirnya melakukan tindakan penyelamatan sesuai Standar Operasional Presedur atau SOP yang telah ditetapkan dalam setiap penanganan bencana.// INSERT :
Lebih lanjut Armansyah menjelaskan, pembentukan TRC ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah, dalam upaya melindungi jiwa warga dari ancaman dan resiko bencana.// Selain itu, untuk merubah paradigma berfikir bahwa dalam penanganan bencana bukan hanya peran pemerintah semata, tetapi juga melibatkan komponen masyarakat.// Sementara itu, Regional Manager USAID APIK Sultra Putu Madika mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan guna memperkuat kapasitas kelompok-kelompok siaga bencana yang sudah terbentuk di tujuh desa, dimana informasi BPBD Konawe Selatan sedikitnya ada 64 desa didaerah itu, rawan bencana.// INSERT :
Putu Madika menambahkan, kehadiran USAID APIK disultra sejak tahun 2016 lalu, untuk membantu pemerintah provinsi menyusun perencanaan terkait dengan resiko pengurangan bencana dan adaptasi perubahan iklim, dimana baru dua daerah yang dijadikan percontohan yakni Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan.// Lpt.-